Ada Pengorbanan Ada Hasil

Posted on August 31, 2012

1



By: Aloysius Gonzaga

Ada tertulis dalam 2 Korintus 11:24-25 :

24. Lima kali aku disesah orang Yahudi, setiap kali empat puluh kurang satu pukulan  25.Tiga kali aku didera, satu kali aku dilempari dengan batu, tiga kali mengalami karam kapal, sehari semalam aku terkatung-katung di tengah laut.

Paulus menceritakan betapa beratnya beban yang ia pikul ketika ia melakukan pelayanan untuk memberitakan injil kerajaan sorga. Mungkin satu slogan yang cocok untuknya ialah “tiada hari tanpa penderitaan”. Namun yang unik di sini adalah bahwa Paulus terus melayani dan melayani kehendak Tuhan walaupun rintangan besar menghadangnya. Pelayanan Paulus berhasil dan saat ini kita bisa menikmati buahnya dengan pengenalan kita akan Yesus Kristus.

Ternyata, menjadi anak Tuhan yang mempunyai kesungguhan untuk mengenal dan melayani kehendak Tuhan itu butuh pengorbanan. Waktu yang berjalan akan menunjukkan seperti apakah “buah” pengenalan kita akan Tuhan. Satu contoh di waktu Minggu pagi dengan kondisi yang lelah karena kemarin Sabtu harus lembur kerja, kita diundang oleh Tuhan untuk beribadah. Namun apa daya selain capek ternyata juga hujan yang disertai angin kencang turun seharian. Dengan kondisi yang demikian maka setelah menimbang-nimbang dan merenung dengan lebih dalam akhirnya undangan ibadah ke gereja tidak jadi dihadiri.

Atau suatu kali ada seseorang yang mengajak kita untuk beribadah kelompok di suatu daerah terpencil. Namun karena daerah yang memang terpencil dan juga sering terdengar kabar tentang adanya perampokan di daerah itu maka ibadah itu pun urung dihadiri atau ketika kita sibuk bekerja dan pulang-pulang sudah capek maka hal yang paling nyaman untuk kita lakukan adalah tidur seharian tanpa berdoa atau bersaat teduh dengan Tuhan. Kira-kira buah apakah yang bisa kita petik dari contoh ini? Akankah kita bisa mengenal Tuhan dengan lebih dekat? Atau pernahkah suatu mujizat atau kemuliaan Tuhan turun atas kita? Pernahkah kita bisa mendengar suaraNya?

Pengorbanan menimbulkan hasil sehingga apabila tidak ada pengorbanan berarti juga tidak ada hasil. Demikian juga akan sangat besar hasil yang kita dapatkan ketika kita mau berkorban untuk mengenal Tuhan dan melayani kehendakNya. Hasil yang berupa buah yang bisa kita nikmati untuk kemuliaan nama Tuhan. Paulus sudah membuktikan kepada dunia dan kita semua akan hal ini.

Sebagai siswa, orang tua murid, pendidik, karyawan maupun pimpinan, semuanya tentunya berharap bahwa segala hal yang dilakukan membuahkan hasil yang baik. Menjadi sebuah refleksi dan sekaligus planning pribadi, sejauh mana dan akan seberapa besar pengorbanan yang di investasikan agar banyak buah karya yang bermanfaat dan bisa dinikmati. Sang waktu tidak bisa diputar ulang, dengan menghargai waktu dalam peluh kesungguhan maka sang waktu pun akan mengantarkan kepada saat dan tempat yang tepat bagi orang yang berkorban dalam karya ataupun pelayanan. Di tahun ajaran 2012/2013 ini, semoga pengorbanan dalam studi dan karya semakin berbuah dengan hasil melimpah dan menggembirakan. Bahwa dalam persekutuan dengan Tuhan, jerih payahmu tidak sia-sia. (1 Korintus 15:58). Tuhan memberkati. (aloy)

About these ads